jump to navigation

Motor dengan Tenaga Angin Juni 15, 2008

Posted by agusdd in lihat sekelilingku.
trackback

Tak Perlu Tambah Angin, Melaju dengan Kecepatan 80 Km/Jam
Keluarga Edy Chandra; Penemu Sepeda Motor Bertenaga Angin

Pontianak,- Sepeda motor berbahan bakar bensin sudah umum. Pun pula bertenaga listrik, atau baru-baru ini ada yang berbahan bakar air, banyak yang sudah tahu. Lalu, bagaimana jika sepeda motor itu bertenaga angin?

Efprizan, Pontianak

MOTOR Honda C-6 , 110 cc itu tak lagi berbentuk asli. Tangkinya telah berganti menjadi sebuah tabung. Benda itu diambil dari tabung klakson angin mobil. Di bawahnya ada sebuah picu. Di situlah tempat untuk menyalurkan udara yang diperoleh dari kompresor berkekuatan besar.

Tabung itu masih ditambah dengan pipa besi yang biasa digunakan oleh pandai besi untuk membuat pagar. Pipa itu sekaligus menjadi rangka untuk jok motor itu. Di dalam pipa itu juga tersimpan angin. Total tekanan angin di dalam tabung dan pipa itu mencapai ±300 psi.

Ya, tangki yang biasanya tempat menyimpan bensin sebagai bahan bakar utama menggerakkan mesin motor kini berubah total. Semuanya telah terisi angin. Sebagai sumber utama untuk menggerakkan mesin motor itu.

Mesinnya juga berubah total. Di atas blok motor masih tersimpan lagi sebuah tabung kecil. Kalau di motor normal tersimpan kaburator sebagai tempat keluar masuknya bensin. Nah di motor ini, fungsi tersebut tergantikan oleh tabung kecil itu. Tabung kecil dengan sistem kran dan selang itu berfungsi sebagai pengatur tekanan udara.

Selang udara itu masuk ke rongga blok, di mana di motor normal terdapat sebuah busi untuk pengapian. Walaupun tidak berknalpot, motor aneh itu masih menggunakan oli untuk pelumasan mesin-mesinnya.

Tabung motor ini harus berisi tekanan udara ±300 psi untuk menjalankannya. Ada panel khusus untuk mengetahui tekanan udara yang masuk. Panel itu diletakkan di atas stang, sebagai pengganti speedometer.

Jika tabung hanya terisi angin kurang dari tekanan maksimal itu, motor tak akan bertahan lama jalannya. Tekanan angin maksimal itu didapatkan dari kompresor besar.

Jika angin sudah terisi, motor itu cukup digeber gasnya. Motor angin itu pun langsung meluncur di jalanan. Sirkulasi udara yang terjadi membuat motor itu tidak perlu lagi di isi dengan udara baru. Kecuali jika terjadi kebocoran tabung atau selang. Jika kelebihan tekanan, ada alat khusus yang akan membuang kelebihan udara. Total maksimal lajunya motor itu bisa mencapai 80 km/jam.

Keluarga Edy Chandra (Cen Siong Kiun) yang menemukan motor ramah lingkungan tersebut. Dalam pengerjaannya, pria kelahiran Batang Tarang 52 tahun yang lalu ini dibantu oleh lima putranya masing-masing; Budi Chandra, Yuniarto Chandra, Suryadi Chandra, Hadianto Chandra, dan Agustono Chandra.

Pria yang beralamat di Jalan Sungai Raya Dalam, Komplek Pesona Alam Nomor E-6 Pontianak ini kesehariannya membuka bengkel mobil dan tampal ban di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Masyarakat di sana lebih mengenal bengkel itu dengan sebutan Bengkel Simpang Tiga.

Menurut Edy Chandra atau biasa disapa Akiun ini, untuk merancang motor bertenaga udara tersebut memerlukan waktu tiga bulan. “Motor ini masih kasar. Kami akan terus menyempurnakannya,” katanya.

Ia tengah merancang agar sistem motor ini bisa menyerupai kinerja motor matik. “Nanti dibuatkan kontak seperti mobil. Sekali distarter langsung nyala,” katanya. Melalui rekannya, dia juga akan mematenkan temuannya ini.

Sementara Budi Chandra menambahkan, sebelumnya mereka memang tidak menyangka bisa membuat kendaraan ini. “Setiap hari kami memang selalu berdebat untuk merakit motor ini. Memang awalnya ini ide yang tak masuk akal. Banyak kawan-kawan yang sangsi juga. Mereka menyebutnya dengan motor ‘minyak angin’ (dalam istilah keseharian masyarakat Melayu, berarti bohong). Tapi setelah melihat langsung, geleng-geleng juga mereka,” ceritanya.

Budi atau karib dipanggil Asang ini mengatakan, ide awal pembuatan motor ini terinspirasi dari kekuatan angin pada ban mobil yang biasa mengangkat berat hingga belasan ton.

“Ke depan, mungkin kendaraan ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat. Selain ramah lingkungan juga tidak menggunakan BBM yang harganya semakin tinggi,” ujarnya.

Gemar Modifikasi

Keluarga Edy Chandra memang terkenal jago eksperimen kendaraan. Tak hanya motor angin, keluarga ini juga berhasil memodifikasi kendaraan rongsokan menjadi berdaya guna.

Buktinya saja, genset dan mesin potong rumput diubah oleh mereka menjadi motor kecil dengan model hard top. Bahkan limbah dari mobil Suzuki pick up ST 20, 550 cc, rakitan tahun 1982, ‘dikawinkannya’ dengan RX King dan Yamaha Force I menjadi motor gede (Moge). Oleh Edy, moge berwarna merah Ferari ini disebutnya dengan otomotor.

Perkawinan antara mobil dengan motor ini menjadi kendaraan yang khas. Otomotor ini bisa mengangkut tiga orang dewasa. Untuk mesin, masih mengandalkan kepunyaan mobil Suzuki pick up tersebut dengan beberapa bagian komponen mobil yang dihilangkan seperti suspensi depan, sistem pengereman dan lainnya.
Sistem pengereman belakang masih menggunakan tromol sedangkan bagian depan menggunakan pengereman cakram. “Untuk menjalankannya menggunakan gas tangan, sedangkan perseneling masih menggunakan tangan, sama seperti mobil,” jelasnya.

Untuk roda, Edy menggunakan ban mobil taft dengan dua knalpot. Otomotor yang dikerjakan selama tujuh bulan ini, menghabiskan biaya sekitar Rp20 jutaan.

sumber

Komentar»

1. EZRALDO - Juli 16, 2008

hebat…….. pak edy ,salut saya mengetahui penemuan bapak ,tapi tolong donk pak di jelaskan cara kerjanya lebih detail.thx

2. kariman - Juli 24, 2008

Bagaimana kalau kita coba membangun sendiri sepeda motor itu dengan cara action dan tukar fikiran disini.
itukan dasarnya adalah bagaimana mendorong torak naik didorong angin dari bawah (intake) dan torak turun didorong angin dari atas (lubang busi) dan padawaktu diantaranya dibuatkan katup mandiri sehingga bisa membagi angin ke intake dan lubang busi

3. clundut - April 21, 2009

salut buat keluarga edy candra…dari tahun 1999 kami sudah pernah mencoba buat motor tenaga angin seperti tsb tapi masih tidak sesempurna yg di ceritakan…awalnya juga hampir sama yaitu dr bengkel tambal ban kami dimana saat itu kami membuat sketboar dari mesin pemotong rumput bertenaga angin juga..smoga temuan pak edy tsb bisa bermanfaat…dulu yang kami takutkan adalah kalo pertamina bangkrut bos n tau sdiri gmn pemerintah kita?????????????skali lagi saluuuuuut buat pak edy candra..

4. clundut - April 21, 2009

he55555………komentarku blm lengkap boss…sbenernya kami skarang malah berfikir membuat pesawat kecil tenaga angin khusus untuk satu atau dua orang yang ga ribet malah kalo bisa seperti roketnya robo cop….nih kami lagi bareng2 ngerakitnya..ntar kalo dah jd kami posting deh..lengkap ama gambar,kontruksi n cara kerjae bos..salam dari anak2 GIYOXS Unlimeted

5. hasan - Juli 12, 2009

kalau motor tenaga kentut ada ngak ya? he…,he…,he…

6. bondan - September 2, 2009

salut bnget pak
saya boleh tw detail n spesifikasinya plus gmbar..
thq bgd pak

7. mahrus ali - September 21, 2009

menarik banget tu salut buat mas candranya, tpi gimana ya cara udara bisa balik ketabung padahal tekanan udara yang keluar sama or lbih kecil kok bisa masuk lagi ya ketabung????

8. budi - Oktober 8, 2009

top bgt aku dah lama pengen buat motor angin dah 3 tahun experimen, malah keduluan yang 3 bulan…salut

9. tyo - Oktober 15, 2009

waow…………………………….! TOB BGT, makan telor asin diminta sama bang kampret, motor angin top banget!!!! he2….bcnd! TERUS BERKARYA TANPA HENTI MAS! HIDUP BUKAN UNTUK DIKENAL TAPI UNTUK DIKENANG

10. iank"kk - Oktober 31, 2009

T O P B G T,,,
DE KREN BNGET,,,!!!! ^_^

SALAM INDOGOOO.COM
THNX

11. Purnama Yasa - Februari 1, 2010

Luar biasa, mudah2 dikembangakan terus sehingga bisa beredar dipasaran. Berarti udaranya bisa terisi otomatis ya. Atau perlu diisi manual?

12. ben - Februari 4, 2010

solat salu solat salut…..muji doang, tanya dong kapan diproduksi masall?gmana belinya?perlu dana berapa?dibantuin memetenkan gitu kek…kalo perlu nyumpang atawa beli saham buat produksinya atau gimana gitu…nunggu apa?neh kesempatan indonesia produksi otomotif keluaran sendiri….gimana…neh yang punya blog tau ga cp na si pencipta motor….kalo punya diajak ketemuan dirembuk gmana-gimannya…

13. herman - Juni 7, 2010

kirimkan gambar nya, pada saya dong, mohon yg lengkap ya, thanks

14. RUDY - Juli 17, 2010

kALO PESAN MODIF KE MOTOR ANGIN BERAPA DUIT?

15. doni - September 16, 2010

mohon klw bisa gmbar desain m rancangannya dibagi ke temen2 supaya bisa dikembangkan.demi kmajuan bangsa kita juga pak,salut buat penemuannya.klw bisa emailkan k saya.trima kasih.

16. ridhop - Oktober 13, 2010

ha ha ha
mantap2 tuh idenya

ridho - Oktober 13, 2010

rancangan aq sistem nya pakek baling2 2buah di kanan dan kiri mesin terus hubungkan ke gierbox jalan dehhh

17. ridho - Oktober 13, 2010

ha ha ha
mntp2 tu idenya
aq jga pnya sih rancangan seperti itu
tapi menggunakan baling2

18. jhen_np - Oktober 27, 2010

Wah…buat masukan neh…aku juga…punya ide motor terbang bertenaga angin….neh..tolong bantu yah…..

19. Aris - November 22, 2010

Hebat…

20. uyi - Januari 1, 2011

hebat! kalo boleh saya minta dikirim failnya en gambar, untuk saya ajarkan di sekolah!

21. ratmono - April 3, 2012

adanya kendaraan ini dimungkinkan tukang bbm berfikir dua kali untuk menaikan harga.

22. Anonim - Desember 4, 2012

Kalau liat keterangan diatas kayaknya kerja mesin udah sempurna (kecepatan bisa mencapai 80km/jam), tapi ampe sekarang kok belum ada wujudnya ya. Udah 4 tahun kok lum nongol buktinya

23. éclat consulting » Kendaraan Bertenaga Angin - Desember 31, 2012

[…] Sepeda motor berbahan bakar bensin sudah umum. Pun pula bertenaga listrik, atau baru-baru ini ada yang berbahan bakar air, banyak yang sudah tahu. Lalu, bagaimana jika sepeda motor itu bertenaga angin? Penemunya adalah Keluarga Edy Chandra yang berdomisili di Pontianak. ide awal pembuatan motor ini terinspirasi dari kekuatan angin pada ban mobil yang biasa mengangkat berat hingga belasan ton. Total maksimal lajunya motor itu bisa mencapai 80 km/jam. Sumber: https://agusdd.wordpress.com/2008/06/15/motor-dengan-tenaga-angin/ […]

24. Suwaji candray zani - September 1, 2015

Hebat bener fikiran mu yg membuat kreatif yg bisa ramah lingkungan serta membuat bahan bekas jadi berguna lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: