jump to navigation

Catatan

Plasma TV vs LCD
Banyak orang masih bingung membedakan apa itu televisi plasma dan LCD. Dari segi pemaknaan, juga sering terjadi salah kaprah menunjuk itu plasma dan ini LCD. Kejadian itu tidak hanya pada masyarakat awam, bahkan para teknisi dan SPG pun sering terjebak ketika melihat layar televisi yang flat. Pengalaman kesulitan membedakan ini mana plasma dan LCD, sempat dialami oleh saya saat meliput penyiaran teknologi plasma. Selain tertarik pada kemasan, ukuran dan warna, berikut kita kupas apa teknologi keduanya itu?.

Presiden Direktur Panasonic Gobel Indonesia, Ichiro Suganuma menuturkan beda kedua teknologi tersebut yaitu terletak pada bagaimana cara mereka menghasilkan gambar. ”Plasma menggunakan gas, sedangkan LCD menggunakan cairan,” kata Ichiro.

Tapi bagaimana sebenarnya keunggulan produk tersebut, itulah yang patut diketahui oleh para konsumen. Karena menurutnya jika mereka mengetahui teoritisnya dan mengesampingkan keunggulannya, hal tersebut akan percuma. Lebih baik memilih TV konvensional saja atau CRT (Cathode Ray Tube).

Gambar CRT jauh lebih baik dari semuanya, namun teknologi ini tidak lagi mendukung karena kesulitan pemenuhan permintaan konsumen. Saat ini TV yang paling banyak diminati adalah televisi berlayar lebar. Untuk itu perkembangan teknologi TV beralih ke panel dengan ukuran yang flat dan semakin lebar. ”Ini sangat berkaitan dengan kenyamanan mata saat melihat,” katanya.

Keunggulan ada di Plasma
Plasma dan LCD, saat ini hampir tidak dapat dibedakan. Dari segi kualitas, gambar yang dihasilkan, lebarnya sudut pandang, konsumsi listrik dan tingkat kecerahan hampir saling setara. ”Tinggal Anda punya uang berapa dan silahkan pilih kelas yang mana. Tetapi teknologi plasma saat ini adalah teknologi paling unggul,” demikian ujarnya.

Ia menuturkan meski keduanya menghasilkan teknologi yang terbaik tetapi disitulah letak perbedaanya. Dari sisi bisnis, plasma selalu banyak dijual dengan ukuran lebih dari 37 inci, sedangkan LCD dengan kisaran lebar layar kurang dari 37 inci. Ini sangat terkait dari biaya produksi plasma yang semakin mahal jika ukurannya kecil, sedangkan TV LCD biaya pembuatannya akan semakin mahal jika ukurannya semakin besar.

Dari segi warna, layar LCD menghasilkan warna yang lebih cerah. Teknologi ini berkaitan dengan proses penghasilan gambar yang menggunakan cairan dan lampu dibelakangnya. Efeknya adalah gambar putih dan gelap sukar untuk dibuat tajam, tetapi keuntungannya lebih hemat energi. TV plasma, dalam menghasilkan gambar menggunakan sel-sel yang diberi tegangan listrik sehingga sangat besar daya listrik, selain itu perlu alat pendingin ekstra. Tetapi bagi yang ingin menonton gambar dengan kualitas gambar lebih baik dan sudut pandang lebar, serta mata tidak cepat jenuh, plasma patut pertimbangkan.

”Teknologi kami, Panasonic Viera yang terbaru kini lebih baik dibandingkan teknologi terdahulu,” katanya. Selain sudah dapat mengatasi semua kendala tersebut, seperti konsumsi yang irit layaknya LCD TV, Viera juga telah dikurangi timbalnya hingga nol persen. ”Plasma teknologi terdahulu menggunakan timbal hingga 70 gram, jauh lebih baik dari CRT dengan kadar 3400 gram. Tapi Viera kini sangat ramah lingkungan karena tidak ada timbal,” tuturnya.

Kelebihan plasma terbaru yang dimiliki oleh generasi Viera sudah mampu meninggalkan layar LCD lebih jauh lagi. Masa pakai panel dengan penggunaan berdasarkan waktu rata-rata 8 jam setiap hari mampu bertahan kejernihan wananya hingga 20 tahun. ”Ini cukup setara dengan 60 ribu jam masa penggunaan dengan warna tetap alami,” jelasnya.

Keunggulan lain pada plasma, dapat menampilkan gerakan dengan aksi kecepatan tinggi, warna hitam lebih dalam dan tajam, tampilan gradasi warna jauh lebih berkualitas dan kecerahan dengan sudut yang lebar.

Hal terakhir yang harus diperhatikan sebelum memutuskan LCD atau Plasma, adalah resolusi layar atau pixel pada setiap inci. Selain TV ukuran sangat besar, jumlah pixel yang lebih tinggi juga perlu diketahui. ”Kami sekarang membuat televisi berukuran 103 inci,” kata Suganuma. Televisi ini mampu menghasilkan kulitas gambar nomor satu pada kelas High Definition. Selain menyandang televisi terbesar di dunia dengan berat 220 kilogram, plasma Panasonic produk-produknya juga semakin ramah lingkungan. Akan TV terbesar ini hanya diproduksi dalam sekala terbatas.

Komentar»

1. Indosiar - Oktober 24, 2007

Tv.dan flm

2. hendri marcellino - Januari 7, 2008

apakah plasma dan lcd dapat digunakan bersamaan dengan komputer?

3. roni - Januari 18, 2008

minta rangkaian televisi beserta blok diagramnya…

4. randy - September 18, 2009

bagus tapi saya tidak dapat melihat dengan nyata karena hanya berupa gambar saya ingin melihat dengan nyata


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: