jump to navigation

Jilbab September 8, 2011

Posted by agusdd in lihat sekelilingku, Nasehat, pengalaman.
trackback

Tiba-tiba aja ingin menulis soal jilbab. Kenapa, karena beberapa tahun belakangan ini melihat jilbab menjadi seperti tren ya. Nglihatnya si bukan di publik alias masyarakat umum, tapi lebih pada tipi-tipi yang mulai menayangkan sinetron keluarga — acara yang paling gue nggak seneng dech — yang kebanyakan wanitanya menggunakan jilbab.

Cantik, anggun, dan terlihat muslimah. Ya, itu sekilas komentar gue. Lumayanlah mereka paling nggak menutup aurat. Cuman aslinya nggak tahu.

Tapi dilihat dan diperbandingkan bahwa intinya mereka yang menggunakan jilbab tidak kalah cantik kok dengan yang tanpa menggunakan jilbab. Jadi menurutku sinetron ini nggak salah. Malah secara kultur dan pendidikan, positifnya mereka mendorong masyarakat untuk menggunakan jilbab.

“Dengan TV dan acara seperti ini, jilbab bisa menjadi tren ya. Belakangan ini juga model-model jilbab modis banyak bermunculan dan gue mulai menyukainya. Sayang yang belum dipahami oleh si pembuat jilbab adalah, kebanyakan bahan yang dipilih masih tembus pandang. Itu yang selalu gue protest saat memilihkan jilbab atau gaun untuk istriku yang sangat cantik itu.”

Heran, kenapa ya, bahan-bahan sekarang bisa terawang begitu.😀😀

Allah SWT. berfirman, “Hai anak Adam, kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu, dan untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang terbaik bagi kamu.” (Al-A’raf: 26)

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri orang-orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenal sehingga mereka tidak diganggu.” (Al-Ahzab: 59)

Rasulullah saw bersabda, “Wahai Asma’, sesungguhnya wanita itu bila sudah menstruasi (baligh) tidak pantas terlihat tubuhnya kecuali ini dan ini. Dan beliau menunjukkan muka dan telapak tangannya.” (HR Abu Dawud dan Aisyah)

“Seseorang wanita yang menanggalkan pakaiannya di luar rumah, yakni membuka auratnya untuk laki-laki lain, maka Allah Azza wa Jalla akan mengelupaskan kulit tubuh si wanita itu.” (HR Imam Ahmad, Thabrani, Hakim, dan Baihaki)

Nggak hanya islam, agama-agama lain juga mengajarkan yang sama misalnya agama kristen. Makanya jangan heran kalau suster-suster menggunakan penutup kepala, itu karena memang anjuran di agama mereka juga sama, bedanya adalah, pada jilbab di agama islam ketentuannya menarik sampai dada. Kalau di ajaran kristen Tuhannya mengajarkan agar menggunakan penutup kepala.

Komentar»

1. PAI - September 26, 2011

itu beneran istrinya Mas! cantik,hehehhe iya. ainsyaallah nanti aku kasih saran ke pacar supaya pake jilbab Mas!

2. suci - September 28, 2011

eit..melanggar hak cipta ini..

@pai, makasi ya atas pertanyaannya. insyaalah dapat yang sesuai diinginkan. karena janji Allah mereka yang baik untuk pasangan yang baik. jadi kalo gitu< apa harus ganteng dulu ya biar dapat yang cantik? haha…

yang penting sikap, hati dan pemikiran yang cantik, ya gak bi?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: