jump to navigation

Saat Istriku Marah Januari 3, 2010

Posted by agusdd in science.
trackback

Hiiii……serem juga istriku saat marah. Nadanya pedes. Ampun deh, untung istrikus itu cantik dan seksi, ya gw sebagai cowok tetep aj bergairah ma dia. Abis tambah marah tambah seksi bo’ Haaaa…..🙂 ups….. ***ngrayu mode on

Ceritanya begini
Kami berdua sudah setahun menikah. Alhamdulilah, saat ini sudah dikaruniai seorang anak laku-laki. Umurnya sudah empat bulan tanggal 29 kemarin.

Nah, Rafi, panggilan anakku, dia diasuh oleh nanny (gelar pengasih beibi versi istriku). Ceritanya panjang buat mendapatkan nanny ini. Nah kemarin, karena si nanny bermasalah, aku dan istriku mengintrogasi dia. Marahlah istriku.

Pengasuh, buat kami adalah orang kepercayaan yang benar-benar kami yakini bisa merawat Rafi untuk tumbuh besar. Dengan adanya Nanny kami harap, Rafi tumbuh sehat tanpa ada tumbuh kembang bayi yang terlambat.

Tapi dua hari kemarin, pas tahun baru, Nanny kurang ajar. Tanpa minta ijin, Nanny merayakan tahun baru dengan membeli ‘Bir Bintang’. Setahu kami, minuman ini memabukkan. Tak hanya itu, Nanny juga sedang ada masalah keluarga. Jadi dalam dua malam terakhir, dia menangis sendiri, ngromet g jelas sampai memukul-mukul dirinya sendiri dengan tali pinggang.

Kelakuannya itu membuat kami geram. Makanya pas malam kemarin kami panggil, saya tanya dan istriku marahi.

“Lipi (panggilan Nanny kami), apa masalah kamu?” tanyaku.

Dia tidak pernah menjawab secara gamblang. Istriku pun langsung nada tinggi dan nyrocos panjang lebar.

Kami khawatir karena dia adalah orang yang kami percaya untuk rawat Rafi. Kalau memang dia bermasalah dari sisi kejiawaan, kami harus segera ‘stop’ sebelum ada apa-apa dengan anakku.

Baru kala itu aku melihat istriku marah besar. Istriku marah, tapi dengan intonasi tinggi, dia juga mengejek si Nanny..

Saya, hanya biasa saja saat itu. Bicara seperlunya, meski sebenarnya saya geram sekali dengan Nanny. Tapi berhubung saya tidak pintar bersilat lidah, jadi saya sedikit gelepotan ngomongnya.

“Y sudahlah, pikirku, jangan sampai merusak suasana tentram dirumahku. Aku tidak ingin tambah masalah. Prinsipku gampang, kalo memang dia ada masalah kejiwaan, aku akan stop saja dia”.

Komentar»

1. Ignas DO - Februari 24, 2010

gue pikir si neny itu bakal merusak rumah tangga kali karena menurut kebiasaan kita yang namanya minuman eralkohol tidak boleh.

2. eri_agro09@ymail.com - Februari 27, 2010

tp ade ny ga diajakin mnum kn?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: