jump to navigation

Busway oh busway Juli 8, 2008

Posted by agusdd in perenungan.
trackback

“gw lagi jengkel naik busway” Hari ini……bukan hanya dikisah yang gw tulis ini, tapi juga telah banyak yang ku alami termasuk hari ini

sompret sompret………..

kacang, telo, bubur, es krim, soto makasar

hmm, apa lagi ya… hee….🙂 g jadi marah malah jadi lucu

ini ni, nggak Enaknya naik busway yang gw alami sendiri
– Antrian busway selalu berjibun karena penduduk Jakarta memang tumplek blek (sudah padat dan sangat terlalu padat)….
– Halte busway yang tidak dilengkapi dengan model antrian satu jalur, ruang antrian tidak ber AC, tempat duduk yang minim, tidak ada toilet
– Lalu lintas busway sering tidak terkontrol sehingga busway sendiri kadang nongol dan ngantri tanpa penumpang padahal di halte lain penumpang bertumpuk
– Jalur busway lintas koridor sering tidak seimbang dimana jalur koridor satunya banyak penumpang bertumpuk tapi di jalur koridor lainnya penumpang sering terlantar dan satunya lagi mobil banyak tapi kosong blong dan tidak di alihkan
– Satgas busway tidak sigap dan kurang cerdas mengatur lalu lintas jalur busway karena tidak memberikan informasi dengan cepat ke penumpang al hasil gw beberapa kali keadaan urgen pernah telat karena busway


tapi ada enaknya naik busway
– Busway punya jalur khusus sehingga kadang bebas macet
– Busway punya halte khusus sehingga orang bisa berteduh sambil menunggu
– Busway punya tempat duduk yang cukup mengenakkan pas lagi lowong
– Busway adalah kendaraan operasional yang masih bagus dalam arti beli baru
– Ongkos busway tergolong murah untuk lintas jalur
– Busway dipasangi AC yang lumayan mendinginkan untuk cuaca Jakarta
– Busway bisa menjadi tempat rekreasi sendiri buatku

Komentar»

1. isacrohan - Juli 8, 2008

Lagi ngerasain ya mas, bagaimana susahnya jadi kaum syudra di jakarta… ha2… makanya jangan keenakan menikmati segala fasilitas. sekali-kali kek… ngarasain hidup bak gelandangan yang tidur di kolong-kolong jembatan itu lho. selain membuat kita tetap mawas diri, kita jadi ngerti bagaimana susahnya hidup orang lain kita,.. he2..🙂

iya brur, g enak jadi gelandangan, makanya diriku ini pingin cari kerjaan baru, nah kan 2009 ada low Presiden, ente nanti pilih ane ya. hii: )

2. muara hafidz - Juli 9, 2008

ahh.. tak perlu extrem.. nikmati sajalah apa adanya.. he222 pa kabar mas Agus? mas ingat ane to?

aduh… yang mana y bos? kita pernah ketemu dimana ya, aku rada lupa, hiii… maaf. tp cuba ku inget2 yach……

3. Frans Thamura - Juli 25, 2008

http://nagasakti.mervpolis.com/roller/flatburger/entry/busway_transjakarta

gue juga sering naik busway, males nyetir

tapi bangsat banget, bisa 3 jam ngantrinya

edan dan sengaja gak ada antrian, gue jadi ikan cue pejret deh

kadang sih lumayan ada cw tahu tahu gandeng gue.. plusinya itu bro

4. Syifa - Juli 31, 2008

Ih enak tau naek buswe. Bisa tidur lebih nyenyak, sampe kelewatan malah. Makanya biar enak naeknya pas lagi sepi hihihi…Hidup Buswe Pulogadung Dukuh Atas!!!!!!!!!

5. gloria - Agustus 30, 2008

lebih banyak orangnya dari pada trans jakarta nya….ga imbang makanya jadi lama gitu. blom lagi kurangnya kesadaran orang yang mau naek transj akarta udah tau penuh banget malah maksa lagi!! dah gitu dorong2 an dah kaya bocah!!
tapi biar gimana trans jakarta lebih ok!

6. Mayuda Dina - Oktober 24, 2009

nikmatnya mah kaga ade, apa lagi harmoni – kl deres. menangnya cuma rada-rada anti macet lah. tapi, itu juga sukurlah. hidup jakarta…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: