jump to navigation

Tidak lagi…. Maret 30, 2008

Posted by agusdd in Uncategorized.
trackback

Apakah ni disebut puisi, hmm? mungkin iya. tapi ntah lah, y sudah, wong aku cuman merenung aja kok.

tulisanku : buah pena yang ku nanti

Kutatap langit-langit gedung siang ini, semuanya tampak membisu. Tidak ada tawa, tidak ada senyum yang selalu kuinginkan. Sebuah gumaman muncul dihati. Tapi peruma kebencian yang mengalir muncul lagi.

Hari ini aku tdk tahu harus gimana. Masa depanku masih panjang tp aku tdk boleh berpangku tangan. Aku tahu bisa mandiri. aku tahu harus ada pengorbanan.

Satu yang kupinta sebenarnya adalah kebersamaan. Dengan pikiran yang jernih pasti semua bisa dilalui.

Aku tahu itu sangat ku butuhkan. Aku tahu tidak ada tekanan. Dalam hidup ini yang ada hanyalah tantangan yang itu harus aku selesaikan. Wajar jika aku bangga dan berujar bahwa hidup itu penuh perjuangan.

Untuk membahagiakan itu memang bukan hal yang mudah. Menjadi sulit dikala tidak adanya kesamaan hati dua orang. Aku bukan para normal atau pujangga. Susunan kata yang keluar selalu berputar. Tapi aku senang tetap berusaha.

Aku pun tidak mau menjadi malu. Didalam hati tidak ingin ku dikenalkan tanpa sebuah nama. Bukan gelar yang ku maksud, tapi dengan apa dan aku bisa apa. Sangat disyangkan tidak semua orang sama dengan pikiranku. Mereka hanya melihat bahwa menjadi orang terukur itu adalah kebanggaanya.

Jika kita mencoba tidak peduli, tetapi itu adalah jallan hidupku. Aku hanya meyakini bahwa aku bisa. Tidak da yang tidak mungkin. Namun diantara dua rencana justru banyak yang tidak banyak aku lakukan.

Masih tetap sama walau sedikit berubah. Aku hanya tidak henti mencintai. Mencoba merih meski selalu berakhir sedih. Mencoba bernyanyi meski harapanku tidak datang.

Oklah hidup itu memang tidak kejam. Aku juga sudah sepakat hidup itu adalah perjuangan. Harus tetap yakin aku bisa merubah masa depan. Bagussss…

Tapi sampai dimana ya aku sudah berjalan. Kadang aku juga bertanya apakah aku sudah berubah. Kelihatannya belum. Masih tetap sama.

Tapi apa aku bisa meyakinkan yang lain. Waktuku tinggal sedikit. Mepet sekali. Padahal pada akhirnya diantara dua pilihan. Namun meskipun tidak aku juga sekarang ada di dua pilihan. Oooh Tuhan. Aku tidak ingin mengeluh. Karena akan sama saja. Tapi kemana juga mau bercerita. Hee… Mending juga senyum sendiri. Kehidupanku sendiri. Menghibur sendiri.

Sebenarnya dalam hatiku menangis. Masa sih harus sendiri. Tapi aku tidak dipaksa kok. Iklas dan aku menerima. Dengan penuh hati sungguh sangat ku harapkan. Hanya saja apa yang yang kuminta. Kenapa jalannya tidak sama. Aku sedang mencari, tapi aku ditengah kebingungan.

Itu sudah jelas aku kalah. Waktu kan tidak berhenti. Aku kalah berpacu dengan waktu.

Dimana saja satu prinsip yang aku ketahui, aku harus berbeda dengan yang lain. Kunci sukses adalah hidup mandiri dan tetap bersemangat. Tapi harus bisa kooperatif. Kerenkan….

Semuanya tidak harus berinovasi atau kreatif. Sedikit modifikasi juga tidak perlu karena yang penting adalah promosi. Gimana sih menunjukkan kemampuan kita seberapa bisa. Jadi tergantung kesempatan. Yaaaa… Kalo g beruntung juga bakal sama aja. Tapi itulah untungnya. Kalo tetap semangat pasti bisa.

Tidak ada yang mau jadi gembel. Aku tidak butuh smart dengan gelar yang berjejer. Tetapi aku harus bisa cerdas mengatur hidup. Kuncinya hanya satu, senang dan tersenyum.

G perlu stress. Hidup ini sudah ada yang mengatur. Aku harus bahagia…….

Cayo…….

Komentar»

1. suci - Maret 31, 2008

bukan bi, bukan puisi, tapi ungkapan kegelisan hati…

berdasarkan penerawangan ahli psikologi, abi butuh refresing ni…biar bisa mendapatkan semangat lagi..

jadi gimana rencana ke balinya? hahaha

2. agusdd - Maret 31, 2008

huuu…… maunya
itu mah udah beda lagi say…🙂

3. PoEt - Januari 8, 2009

KeRen……….=)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: