jump to navigation

Mimpiku Kadang Kenyataan Maret 27, 2008

Posted by agusdd in pengalaman.
trackback

Mimpi menjadi kenyataan seolah membuat aku tidak percaya, tapi itu benar terjadi padaku. Tidak hanya satu, sudah puluhan kejadian ku alami. Hanya saja itu dulu, sebelum menginjakkan kaki di Jogjakarta dan bergelar mahasiswa, apalagi setelah bekerja, kini hal itu jarang terjadi.

Kadang aku merindukan hal itu, karena ada masa-masa lucu dimana aku bisa teringat dan mencoba untuk merubahnya. Ada yang berhasil tapi ada juga yang tetap saja ada.

Kejadian paling ku ingat adalah masa saat aku SD. Waktu itu ntah kelas berapa, yang pasti aku masih suka main kelereng.

Dalam mimpi aku bermimpi bermain kelereng di halaman rumah. Kelereng2 itu kutemukan dipagi hari saat menyapu halaman. Kegiatan ini biasa kulakukan setiap pagi sebagai tanda baktiku pada ibu dan ayahku. Merasa dalam mimpi kutemukan kelereng yang begitu banyak, semua kelereng kugenggam erat. Tujuannya supaya saat bangun nanti kelereng bisa tetap ditangan. Tapi percuma, waktu bangun pagi kelereng di mimpiku sudah tidak ada. Aku tetap bahagia, setidaknya bermimpi indah dimasa tidurku.

Usai bermimpi indah dan menghirup udara segar di kampung, aku melakukan aktivitas bersih-bersih rumah seperti biasanya. Mulanya saat membersihkan rumah itu biasa, lalu begitu ku sampai di luar rumah aku terkejut.

“Eh kelreng,” ujarku menemukan satu kelereng saat menyapu diantara rerumpunan bunga. Kegiatan menyapu kuteruskan hingga hampir selesai, alangkah terkejutnya aku bgt sampai pada suatu titik dimana kejadian waktu itu aku ditempat yang sama dengan posisi dimana aku mengalami mimpi. Dimimpi itu aku tahu bahwa aku sedang bermimpi, namun karena mimpinya indah, menemukan kelereng yang selama ini kuidamkan, maka mimpiiku menjadi istimewa.

“Aku teringat ditempat ini aku bermimpi, ya dihalaman rumah,” gumamku dalam hati. Lalu kupikir jika benar mimpiku tadi malam aku menemuka kelereng disini pasti aku juga bisa menemukan kelreng dilokasi lain yang juga masih dalam mimpiku. Kebetulan semuanya dihalaman rumahku.

Merasa penasaran karena tidak lagi bermimpi, sapu kutinggalkan dan langsung melesat ke balik rerumpunan pagar tanaman rumah yang tingginya sepantaran dengan anak umur 7 tahun. Betapa terkejutnya aku, benar sekali, aku menemukan kelreng2 seperti dalam mimpi. Tak hanya satu, dua, tiga dan empat. Ada banyak seperti dimimpi. Aku terkejut dan aku terpana. Bagaimana bisa, adakah yang bermain kelreng dihalaman rumahku dulu dan sengaja meninggalkannya? Atau ada maksud orangtuaku menebarkan kelreng untukku di halaman rumah? Jika ya, kapan mengapa posisi kutemukan kelreng tersebut sama dengan mimpiku, dan juga karena aku biasanya tidak pernah lepas dari halaman rumahku setiap hari, mengapa tidak disore harinya?

Komentar»

1. suci - Maret 30, 2008

wooo….ada yang punya the six sence nih….hehe, mau dong bi di mimpiin tapi yang bagus-bagus aja ya mesennya..hehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: