jump to navigation

Coba pikirkan tentang energi… Januari 8, 2008

Posted by agusdd in energi, science.
trackback

menarik apa yang dibicarakan oleh haqiqie tentang energi. kutipannya gini

“Sudah jelas bahwa kekal itu berarti abadi. Kekal itu tak memiliki penciptaan. Kekal itu tidak akan musnah. Yang Kekal, Yang Abadi, Yang Tak Punya Pencipta, Yang Tak Mungkin Musnah, Tak Berawal dan Tak Berakhir: dialah ENERGI. Wah kalau begitu Tuhan punya saingan dong? Bukankah Tuhan itu juga Kekal, Abadi, dan Tak punya Awal dan Akhir? Wah, mungkin juga Tuhan itu sama dengan Energi…..”

hidup dengan energi.. wau..

hari ini aku juga makan dengan energi, tapi yang dihasilkan juga energi. mantap y energinya. haa…

tapi ngomong masalah energi dimana energi itu tersimpan. kalo tidak bisa disimpan kemana energi itu bisa dicari. — lha piyo to Pakde wong kamu sendiri aja energi kok mau dicari…

begini lo…

apa sebenarnya yang disebut dengan energi ? secara fisik energi yang kita keluarkan merupakan hasil pembakaran. sama seperti generator yang menghasilkan energi litrik selanjutnya diubah menjadi cahaya — energi dalam bentuk lain gitu.

cahaya itu adalah energi, sama seperti ketika kita memindahkan barang, yang kita butuhkan itu adalah energi. berjalan pun juga begitu, kita butuh energi. namun bukan fisik. kita tidak bisa melihatnya, tetapi hanya merasakan. tapi dia masuk energi kan? benar…

lalu energi kita itu berubah menjadi bentuk apa ya? kalo udah cahaya dia mau kemana lagi.

cahaya itu katanya dari foton yang merupakan paket energi. lalu kemana paket energi itu?

catatan ya, itu kalo memang hukum kekealan energi itu cenderung pada siklus, kemana hayo…

berarti energi itu ada yang hilang. entah kemana, sama seperti ketika kita tercemari limbah merkuri. ia adalah materi yang tidak bisa terurai dan terlarut dalam air. di dalam tubuh ia akan tersimpan dalam lemak, layaknya DDT. tapi sebagian kecil ada yang terbuang melalui air seni. jadi kesimpulannya tetap saja energi itu ada yang terbuang.

bukti lainnya adalah efisiensi.

kenapa efisiensi muncul, karena itu adalah manifestasi dari perputaran energi yang tidak sempurna.

di alam energi yang berubah menjadi bentuk lain selalu ada yang bocor entah menjadi apa. jadi tidak 100 persen berputar, tetapi ada yang hilang.

— lho hilang kemana Pakde…? alam kan cuman satu ya itu-itu aja, paling-paling yang ada hanyalah ruang hampa dan galaksi yang entah berantah dimana adanya, saya juga bingung dimana itu. g kelihatan

betul memang tidak kelihatan. itulah yang maksudnya oleh Allah jangan pikirkan dirinya, tapi pikirkan ciptaanya saja. apa maksudnya ya???

coba dibayangkan, kalo memang alam ini cuman satu, pada kemana cahay itu tadi. cahaya kan terus saja melaju dan terpecah. jika memang cahaya ada paket partikel yang berupa foton, kemana ia diteruskan dan terbuang kemana.

bisa g sih kita melihat alam semesta.

coba bayangkan kalo manusia ini bisa hidup bebas di alam semesta alias terbang-terbang di ruang hampa sana. kira-kira apa yang bisa kamu lihat?

jawabannya tidak ada. mengapa, karena tidak ada yang bisa dipantulkan disana. tidak seperti gambar potret yang kita hasilkan di bumi. tetapi alam semesta adalah gelap. Allah menyebutkan di dalam gelap itu masih ada gelap, dan di dalam kegelapan yang teramat gelap itu masih ada kegelapan lagi. hayo maksudny apa tuh…

ternyata ada alam lain yang tidak bisa kita tembus. sama seperti kita melihat alam semesta.

kalo kita hidup di bumi, saat matahari bersinar terang maka kita bisa melihat seberkas cahaya yang ada di depan kita karena disitu ada pantulan uap air, gas co2 dan gas-gas lain. makanya bumi dari luar kelihatan bersinar sesuai dengan banyaknya kandungan partikel udara disini. kalo banyak oksigen warnanya biru, kalo banyak hidrogen agak2 biru lagi, y ah macem2.

beda kalo diangkasa.

di semesta yang ada hanyalah materi gelap. tidak ada pemantulan. tahukan kalo di ruang hampa itu kerapannya mendekati nol. tapi bukannya nol. masih ada materi disana.

materi ini tidak bisa kita lihat karena menyerap cahaya. saking gelapnya, hanya dengan cahaya tertentu kita bisa melihatnya. yaitu infra merah

tapi ternyata juga ada yang masih tidak terlihat. dimanakah itu??

seberapa jauh sih manusia bisa melihat. bayangkan di depan anda ada sebuah layar yang sangat lebar. layar itu diibaratkan adalah alam semesta. coba lihat sampai sebarap besar anda bisa melihat.

pasti hanya fokus pada sebuah bidang bulat. tidak akan mungkin manusia bisa melihatnya secara luas. dari sebagian besar yang bisa dilihat itu hanyalah sebagian kecil …

bersambung…..

 

 

 

 

 

 

Komentar»

1. Suluh - Januari 9, 2008

paket energi itu berada di alam semesta yang juga energi… dia tetap disana… energi tidak hilang… energi tidak musnah… ia abadi…dan tetap tak bertambah dan tak berkurang… demikianlah menurut para ahli fisika dunia…

2. waduh lupa - Januari 19, 2008

enak mana energy dengan tempe penyet?apa hidup memang untuk muter2 masalah energy.kenapa energy dan matery ada?kalo kita menguasai energy, apa kita bakal menguasai materi?wow…..hidup PLN!!!!. moga bisa menguasai materi.

3. Ichbindiest - Februari 26, 2008

Boleh tau pendapatya menegenai krisis energi?? Bertentangan ga ya dengan Hk. Kekekalan energi???


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: