jump to navigation

Memecat si Penjaga Anak January 27, 2010

Posted by agusdd in science.
1 comment so far

Memecat pekerja si penjaga anak, ini baru pertama kalinya kami lakukan. Anakku baru berusia 5 bulan tepat tgl 29 nanti. Untuk pertama kalinya juga, ia akan ganti pengasuh.

Pemecatan itu aku lakukan dengan diketahui istriku. Nanny aku dudukkan di hadapanku sedang istriku ada di sampingku.

Langkah memberhentikan saya lakukan dengan sangat terpaksa. Alasannya simpel, kami tidak cocok dengannya.

Hal-hal yang memicu pemecatan itu terbilang sederhana karena tidak ada kaitannya dengan my little baby, tapi lebih bagaimana hubungan personal kami dengan dia.
- Nanny tidak menghargai istriku.
- Nanny mengacuhkan istriku.
- Nanny tidak membantu istriku.
- Nanny tidak pengertian sama istriku.
- Nanny tidak bisa menyenangkan hati istriku.

Saat Kamu Menjadi Seorang Ayah January 6, 2010

Posted by agusdd in science.
1 comment so far

Bahagia rasanya saat kamu bisa menjadi seorang ayah, bisa bercerita sana-sini tentang kelucuan si bayi. Ya umur anakku baru 4 bulan, lagi lucu-lucunya. Alhamdulillah, Rafi panggilan anakku, lahir normal. Rafi juga diasuh oleh dua orang tuanya yang penyayang.

Menjadi seorang ayah tidak seberat ibu. AKtivitas ayah atau suami biasa aj. Bagiku, bukan menjadi pekerjaan berat. Mencuci, membantu bersih-bersih rumah biasa. Cuman memang lebih meningkat dibanding saat istri masih hamil. Kalau dulu mencuci 3 hari sekali atau seminggu sekali — kalo pas males — ketika anak sudah lahir, mencuci sehari sekali bahkan dua kali sehari adalah wajib.

Oh y, juga tidak ada cerita jijik atau geli ketika si anak buang air besar. Kewajiban suami meringankan beban istri adalah memang harus melihat ‘itu’ setiap hari. — tenang aj, g bau di dua bulan pertama, baru bau mulai bulan ketiga, jadi saat di umur 4 bulan ini, aroma bau itu tu tergantung makanan istrimu. he…–

Tapi y guys, temuan-temuan itu tidak akan kalian dapati kalo kalian punya uang lebih. Soalnya kalian bisa menggaji tukang cuci. Kalau buat orang kayak saya si, ya harus prihatin. Musti susah-susah dulu. :)

Tidak ada yang lucu dan unik dari mencuci baju. Tapi buat yang mencuci perdana pasti bingung, kok warna kuning kotoran bayi susah hilang ya? nah, kalo kejadian ini terjadi di minggu-minggu pertama kelahiran, harap waspada. Perhatikan, warna kulit bayi dan mata, kuning g? kalo kuning, buruan deh bawa ke dokter, itu karena si anak biasanya mengalami hiper bilirubin. Biasanya kalo kondisi anak sehat, warna kuning dari kotoran bisa dihilangkan dengan cepat. Tapi catatan kedua juga tergantung apakah kotoran itu sampai kering tidak. Kalau memang kamu mencucinya usai menunggu kain kering, ya memang kudu ekstra ngebersihin popok bayi. Harus disikat.

Ada satu solusi, pakai pemutih misal byclin, cukup siram cling, bersih deh.

Kedua, kudu sabar karena musti keganggu saat tengah malam. Buat yang bermasalah tidur jangan berharap bisa tidur nyenyak kalo anakmu rewel, apalagi pas sakit. Tapi percayalah, itu nikmat. Bisa dibayangkan ketika anakmu sakit dan masuk rumah sakit dua hari aj, kamu akan merasakan sedihnya bukan main. Rasa tidurmu yang terganggu ber hari-hari itu seolah bisa tergantikan dengan anakmu yang tertawa di esok hari.

Ketiga, seorang ayah kadang musti sedih, habis dia tidak dikaruniai nenen seperti sang ibu. Jadi sang ayah sulit menenangkan si anak saat rewel, semua harus istri. Niat kita meringankan istri pun susah karena si anak minta sama ibunya terus.

Keempat, belajar jadi orang gila untuk si anak. Ngomong sendiri, tanya sendiri, jawab sendiri, dsb. Salah satunya aku sangat geli kalau harus bertanya, anak siapa si ini? padahal dah tahu anak sendiri. hakakak…. gpp, ngajarin anak buat ngomong, and belajar bertanya dan menjawab, biar si anak fasih.

Kelima, maaf ye, buat bapak-bapak musti cuti dulu dari kegiatan di kasur (baca aktivitas sex). Empat bulan usai melahirkan, istri masih sensitif, jadi kalian musti sabar. Kalo ini g ada solusi, y musti sabar.

Keenam, masalah perhatian istri pasti kecurah ke anak. Ya, g kudu rebutan kan. Sadar diri deh, sudah tua, dah jadi bapak. Ini juga g ada solusi, musti sabar asal selama istri masih masakin kan bapak-bapaknya masih bisa hidup. haaa…

Ketuju, ayah musti sigap buatin susu dan capek menggendong, karena hanya itu yang bisa kalian lakukan.

Mahalnya Hidup Di Jakarta January 3, 2010

Posted by agusdd in science.
1 comment so far

Hidup di kota ini serba susah. Apapun yang ingin kita lakukan semuanya serba bayar dan biayanya tidak murah. Kencing misalnya kita harus bayar Rp 1000, mau ambil air wudhu juga bayar Rp 1000.

Lebih parah lagi parkir Rp 1000, dimana-mana setiap kali kita parkir ditarik uang Rp 1000, itu kalo tempat biasa, kalo ditempat elit seperti deket-deket gedung bertingkat, tarikannya Rp 2000 atau Rp 3000 tergantung lama tidaknya. Malah kalau masuk ke gedung ditariki biaya per jamnya Rp 1000. Jadi kalau sejam saja kita pindah tempat 5 kali saja sudah Rp 5000.Gila kupikir kota ini. Uang buat parkir aja sehari bisa Rp 8-10 ribu.

Tak ada yang geratis, semuanya semrawut. Karena kalau dipikir-pikir uang parkir aj begitu banyak, tapi kok negara tetap utang. Kemana coba uang parkir itu. Coba saja dihitung kalau motor di Jakarta ini ada 10 juta saja yang parkir dari 14 juta motor, kalau satu motor parkir 4 kali, berarti sudah 10 juta x 4 x Rp 1000 = Rp 40 miliar (sehari bo), kalau 30 hari ya Rp 1,2 triliun, kalau 1 tahun ya Rp 14,4 triliun. Buseeeeeeet…..

Kemana duit itu?

Makan, aku begitu terkejut yang ketiga kalinya makan disebuah tempat di Jakarta. Hanya pakai telur dadar, tempe, minum aqua gelas habis Rp 19 ribu. Huiiih…Lalu aku lihat bondnya tempe dihargai Rp 6000, padahal cuman tempe 3 biji doang, telur dadar Rp 4000, nasi putih seklupret itu Rp 4000 karena hanya sedikit aku tambah 2, jadi Rp 8000. Vit gelas Rp 1000. Lihat kan? Padahal kalau dikantin biasa aku makan segitu tidak lebih dari Rp 6000. Apalagi di Jogja, hanya habis Rp 4000. huiih… gila gila…..

Membeli Rumah Dimana ya? January 3, 2010

Posted by agusdd in science.
add a comment

Seperti layaknya keluarga baru lainnya, kami berdua sedang ingin membeli rumah. Pilih pilih sana dan pilih-pilih sini. Cari sana dan cari sini. Huih susahnya. Harga rumah semuanya di atas 100 juta. Duit dari mana pikirku.

Ini karena kriteria rumah yang kami mau sangat tinggi. Rumah harus dengan tanah di atas 500 meter persegi, letakknya dekat dengan Jakarta, masuk dua mobil, ada sungai dan bukan jalur utama. Pastinya rumah harus bebas banjir dan macet.

Untuk kriteria seperti itu, sepertinya harapan harus pupus. Harga di atas 1 M. Ketika keliling-keliling pun, kami sempat berpikir mana yang dipilih, rumah Bekasi, Depok, atau Tangerang.

Bekasi panas, Depok Macet, Tangerang jauh. Maklum kami lingkungan kerjanya di Jakarta Timur.

Tapi sebelum itu, kami sudah pusing dengan referensi dibawah ini. Karena setidaknya untuk membeli rumah, besar sekali pajaknya. huuh…

Nah ini dia kalo mau membeli rumah. Yang perlu diperhatikan ada disini. Referensi ini kudapat dari situs ini http://www.dunia-ibu.org/sharing/index.php?id=556.

SHARING
BBN pembelian rumah
Sumber: Ibu-ibu DI

Tanya
Ibu semua, kalau kita mau beli rumah (bekas), untuk BBN-nya berapa persen dari harga rumahnya ya? Mengurus untuk aktenya dimana ya? [Lt]

Jawab
Saya cerita untuk wilayah depok ya untuk penjual: 5% x NJOP untuk pembeli: (NJOP – Rp. 20.000.000,-) x 5% kalau untuk wilayah bekasi pengurangannya kalau tidak salah Rp 30.000.000,-, kalau DKI antara Rp 50.000.000,- – Rp 60.000.000,- Untuk pengurusan aktenya kalau pembeli via KPR yang akan mengurus ke notaris adalah banknya.
Kalau pembeli tunai/tidak melalui KPR berarti mencari notaris yang diwilayah rumah tersebut dijual. NJOP dilihatnya dari pembayaran PBB, tapi biasanya orang yang jual tidak akan kasih copy PBB terbaru kalau kita belum cocok dengan harga, jadi ada baiknya kalau kamu via bank dan sudah kenal sama AO bank tersebut kamu bias Tanya perkiraan harga tanah per meter daerah itu berapa, kalau bangunan dikira-kira saja.

Kebetulan saya sudah pengalaman menjual rumah saya dan kemarin bulan mei membeli rumah seken. Kemaren itu saya menawar juga karena saya via kpr lippo yang kebetulan AOnya temen kecil suami saya. Lalu saya bersikukuh di harga yang kita tawarien karena jodoh kita sama rumah tersebut, orangnya juga BU jadi dapat dengan harga yang kita mau, turunnya kalau pintar menawar bisa sampai Rp 25.000.000,-

Biaya yang akan keluar sebagai pembeli sebagai berikut :
1. pajak pembeli yang 5%-an
2. biaya notaris, biasanya penjual tidak mau dibebani biaya ini 3. biaya balik nama, akan lebih murah kalau rumahnya sdh SHM paling di depok antara Rp 750.000,- – Rp. 1.000.000,-, ini juga biaya pembeli.
4. biaya kalau ambil kpr antara lain admin, provisi, asuransi jiwa, asuransi kebakaran itu saja yang saya ingat, yang pasti minta semua pembayaran PBB, listrik, telpon, pam kalau sudah cocok, karena saya juga begitu sama pembeli rumah saya dan saat persetujuan pembelian, saya juga menuntut yang sama [Im]

Sepengetahuan saya, kalau beli rumah biasanya kita akan ke notaris, membuat Akta Jual Beli (AJB) yang sekaligus akan diuruskan Balik Nama
Sertifikatnya ke pembeli yang baru oleh notaris tersebut. Komponen biayanya biasanya ada 3:

- Cek sertifikat ke BPN (untuk tahu apakah ada sertifikat ganda atau dalam sengketa atau tidak). Kalau di Jatim biayanya Rp 100.000,-

- Rp 300.000,– Biaya Notaris -> resminya kalau tidak salah 1% dari nilai transaksi, tapi bisa kurang kalo semakin tinggi nilai transaksinya.

- BPHTB (Bea Perolehan hak atas Tnaha dan Bangunan) Untuk ngurus Balik Nama BPN mengharuskan pajak BPHTB sudah terbayar, besarnya seperti yang disebutkan Mbak Im, biasanya pembayarannya bisa dititipkan ke notaris, nanti mbak akan diberi SSB (Surat Setoran BPHTB) asli sama notarisnya.

- “Bea” BPN. Ini biaya buat proses Balik Namanya biar cepat dan lancar, notarisnya yang tahu berapa biasanya biayanya. Biasanya yang paling besar nilainya ya bea BPN ini. [Dys]

Mbak, soal berapa persen, saya tidak tahu biaya untuk mengurus BBN rumah. Hanya sependek pengetahuan saya besarnya tergantung status sertifikat dari rumah/tanah tersebut. Bila SHM, jauh lebih murah dari SHGB, dan SHGB jauh lebih murah dari surat hijau.

Sebagai contoh, teman saya beberapa waktu yang lalu beli tanah yang sudah SHM, harga tanahnya Rp 156.000.000,-, biaya BBN (diuruskan notaris) hanya Rp 1.000.000,- rupiah (ini di Surabaya ya). Terus biaya notaris untuk jual belinya habis Rp 1.400.000,- (dibagi berdua antara pembeli dan penjual). Adiknya beli rumah dengan status SHGB, harga rumah tanah Rp 140.000.000,-, biaya BBN dan jual belinya (lewat notaris) habis hampir Rp 10.000.000,-.

Ada lagi yang mau beli rumah yang statusnya masih surat hijau (tanahnya milik kotamadya dan memang lebih susah -atau mungkin tidak bisa- untuk dijadikan SHGB/SHM karena ada di tengah kota). Dan menurut notaris yang sama, untuk rumah tanah yang statusnya surat hijau, pengurusan surat-suratnya jauh lebih rumit karena harus berurusan macam-macam dengan kotamadya dan biaya pengurusannya besar (saya tidak tahu berapa kira-kiranya karena prosesnya masih belum selesai) [Wt] 2005-08-30 13:21:17

Saat Istriku Marah January 3, 2010

Posted by agusdd in science.
add a comment

Hiiii……serem juga istriku saat marah. Nadanya pedes. Ampun deh, untung istrikus itu cantik dan seksi, ya gw sebagai cowok tetep aj bergairah ma dia. Abis tambah marah tambah seksi bo’ Haaaa….. :) ups….. ***ngrayu mode on

Ceritanya begini
Kami berdua sudah setahun menikah. Alhamdulilah, saat ini sudah dikaruniai seorang anak laku-laki. Umurnya sudah empat bulan tanggal 29 kemarin.

Nah, Rafi, panggilan anakku, dia diasuh oleh nanny (gelar pengasih beibi versi istriku). Ceritanya panjang buat mendapatkan nanny ini. Nah kemarin, karena si nanny bermasalah, aku dan istriku mengintrogasi dia. Marahlah istriku.

Pengasuh, buat kami adalah orang kepercayaan yang benar-benar kami yakini bisa merawat Rafi untuk tumbuh besar. Dengan adanya Nanny kami harap, Rafi tumbuh sehat tanpa ada tumbuh kembang bayi yang terlambat.

Tapi dua hari kemarin, pas tahun baru, Nanny kurang ajar. Tanpa minta ijin, Nanny merayakan tahun baru dengan membeli ‘Bir Bintang’. Setahu kami, minuman ini memabukkan. Tak hanya itu, Nanny juga sedang ada masalah keluarga. Jadi dalam dua malam terakhir, dia menangis sendiri, ngromet g jelas sampai memukul-mukul dirinya sendiri dengan tali pinggang.

Kelakuannya itu membuat kami geram. Makanya pas malam kemarin kami panggil, saya tanya dan istriku marahi.

“Lipi (panggilan Nanny kami), apa masalah kamu?” tanyaku.

Dia tidak pernah menjawab secara gamblang. Istriku pun langsung nada tinggi dan nyrocos panjang lebar.

Kami khawatir karena dia adalah orang yang kami percaya untuk rawat Rafi. Kalau memang dia bermasalah dari sisi kejiawaan, kami harus segera ’stop’ sebelum ada apa-apa dengan anakku.

Baru kala itu aku melihat istriku marah besar. Istriku marah, tapi dengan intonasi tinggi, dia juga mengejek si Nanny..

Saya, hanya biasa saja saat itu. Bicara seperlunya, meski sebenarnya saya geram sekali dengan Nanny. Tapi berhubung saya tidak pintar bersilat lidah, jadi saya sedikit gelepotan ngomongnya.

“Y sudahlah, pikirku, jangan sampai merusak suasana tentram dirumahku. Aku tidak ingin tambah masalah. Prinsipku gampang, kalo memang dia ada masalah kejiwaan, aku akan stop saja dia”.

Gagal Bercinta January 3, 2010

Posted by agusdd in science.
add a comment

Yah, tak sedikit yang curhat tentang gagal bercinta ini ke diriku. Mereka umumnya semua cewek, meski ada beberapa diantaranya cowok. Apa yang mereka utarakan, semuanya beragam.

Tapi disini aku tak bisa ceritakan karena cerita-cerita mereka begitu saja kulupakan. Ya maklum karena itu adalah rahasia mereka dan diriku, jadi biarlah angin yang mengingatnya. Rahasia tetap rahasia.

Disini yang ingin kutulis adalah, ada beberapa hal yang umumnya membuat pasangan putus cinta/tak lagi pacaran/gagal bercinta. Pertama karena tak ada kesabaran dan kedua tidak ada rasa pengertian.

Kesabaran dan pengertian itu bahasa klasik. Tak hanya saat pacaran, rumah tangga pun akan bubar tanpa hal itu.

Sabar erat kaitannya dengan emosi, sedang pengertian terkait dengan keromantisan.

Solusinya Sabar
Silahkan kamu hitung berapa kali saat pacaran hubungan tidak harmonis, apa penyebabnya? rata-rata hanya karena masalah kecil.

“Telepon tidak diangkat, sms tidak dibalas, waktu jemput terlambat, pacar tidak segera datang, tidak bisa mengantar, tak bisa makan bersama, bilang norak, kegendutan, tidak bisa kasih hadiah, dan macem-macem alasan sampai-sampai ada pikiran karena ada orang ketiga (pacar lain).”

Orang ketiga (pendengarmu) kalau melihat hal ini, alasan itu sebenarnya tidak masuk akal bisa menjadi penyebab pertengkaran. Selain itu jangan salah kira, kamu atau disisi lain (pacarmu) sendiri juga mulanya bernggapan bahwa saat itu (alasan yang memicu masalah) sebenarnya juga bukan dianggap sebagai masalah besar. Tak ada yang menyangka kalau itu bisa jadi sumber masalah.

Misalnya hanya karena masalah sms. Ada yang karena sang pacar kangen kemudian mengirimkan kata-kata romantis, lalu tidak segera dijawab oleh pasangannya, kemudian menjadi masalah besar.

Aku sendiri pernah mengalamiinya. Saat itu biasanya terjadi saat kita benar-benar jatuh cinta. Karena tidak kunjung dibalas maka muncullah apa yang disebut pikiran buruk, prasangka buruk, ini itu dan sebagainya. Untuk itulah perlu sabar.

Kuncinya bagaimana kamu bisa berpikir positif. Percaya ke pacar adalah modal dasar utama. Tidak ada ruginya kok berpikir positif.

Saranku lebih baik, tentang masalah-masalah seperti itu jangan terlalu dibesarkan. Misalnya ketika sang pacar tidak bisa menjemput, y sudah deh, jangan ambil pusing. Toh kamu bisa jalan-jalan ke mall lebih lama, bisa sambil ngopi and makan kemudian tagihannya kamu kasih ke pacar kamu atau lakukan aktivitas lain yang menghibur. Jangan hanya karena masalah kecil kalian berantem. Yakin, saat itu pacarmu juga tidak ingin itu menjadi penyebab keretakan hubungan kalian. Menurutkan emosi itu tak ada manfaatnya, cobalah berpikir positif.

Harus selalu Romantis
Kunci kedua adalah menjaga hubungan berdua selalu romantis. Apapun jawaban dari kegiatan kalian, ntah itu tema makan bersama, merayakan hari jadi, bertemu dikoast, nonton bareng, jalan ditaman berdua, atau sekedar jalan pulang kantor, USAHAKAN ROMANTIS. Karena tanpa ada keromantisan, hubungan kalian akan tampak biasa saja. Membosankan, jenuh lalu putus.

Romantis itu tidak harus ada bunga, kecupan atau pelukan. Romantis bisa terwujud hanya dengan sekedar kata-kata, teguran kasih sayang atau makan bersama sang pacar. Obrolan romantis juga bisa tercipta misalnya obrolan yang sehati yang bisa membuai kalian berdua. Apapun itu jadi. Biasanya gosip atau ngomongin saat-saat awal jadian. Tapi lihat lawan bicara y, kalo cowok atau cewekmu kelihatan tidak tertarik hentikan. Jangan dipaksa. Kamu harus mengerti itu. Segera alihkan ke obrolan pekerjaan dia atau sedang ada masalah apa.

Keromantisan itu bisa terwujud kalau kalian berdua bisa saling mengerti dan memahami. Cowok perlu mengerti apa yang diinginkan cewek begitu juga sebaliknya cewek harus memahami seorang cowok.

Cewek itu biasanya minta perhatian, dimanja, ketegasan, dan dilindungi. Sedang cowok itu biasanya minta dihormati, didukung, dihargai dan disayangi.

Trimakasih Istriku December 31, 2009

Posted by agusdd in science.
1 comment so far

Tulisan ini mungkin sedikit panjang, ya karena memang kupersembahkan untuk istriku tersayang sebagai ungkapan cinta dan kasih. Soalnya, sudah lama kami tidak berromantis-romantisan lagi. Terakhir kali kapan ya? aku juga lupa ni kapan terakhir kali berromantis ria. Any way, ya rasa romantis memang tetap harus dijaga kapan pun itu meski kami tidak lagi pacaran.

Sebenarnya kisah ini ingin kutulis saat hari ibu kemarin, tanggal 22 Desember 2009. Tapi ya begitu deh, karena kesibukan ini itu, akhirnya tidak bisa nulis juga. hee…. ( ini pun ceritanya tulisan dibuat berseri. makan waktu beberapa hari bo’ soalnya kadang mood kadang jg g. :* )

Pertama yang ingin kuungkapkan, menjadi seorang istri itu ternyata lebih berat ya dibanding seorang suami. Istri itu serba direpotkan baik itu oleh sang anak maupun sang suami.

Contoh ini bisa terbayang ketika kami dulu pas awal-awal habis menikah. Rumah belum ada, penghasilan pas-pasan, dan kami belum punya apa-apa. Rasanya memang sulit untuk memenuhi jiwa muda kami yang penuh hasrat.

Tanggal 22 Desember memang hari istimewa dan sangat bersejarah buat kami. Kami berdua sedang senang-senangnya waktu itu karena berhasil menuju ke pelaminan. Dulu tidak pernah terbayang, seperti apa si orang menikah. hee….

( Tapi ngomong-ngomong masalah pengantin baru, agak canggung ya saat kita tidur kemudian ada teman disebelah kita, tapi lama-lama kebiasa kok. dijamin deh, malah ketagihan wakakakak……eit, tp lg g bahas itu tu. haa…).

Nah cerita singkatnya, hari-hari berjalan, dari situ kemudian saya ikut merasakan beratnya menjadi istri. Disamping harus memperhatikan suasana kerapihan rumah, seorang istri itu ternyata juga harus memenuhi kebutuhan seorang suami. Mencuci baju, strika, memasak, berbelanja, membersihkan rumah, dan berbagai macam kegiatan lain ditengah pekerjaanya yang juga ikut membantu mencari nafkah terus dilakoni. Seorang istri juga ia harus tetap bisa tersenyum saat melihat suaminya pulang bekerja. Padahal saya tahu, sore hari adalah waktu berat bagi sang istri karena juga baru pulang kerja. Tapi itulah rutinitas yang biasa saya saksikan.

( beda ama saat pas pacaran dl, beda banget…)

Lebih lebih ditengah kerepotannya itu, ia tetap harus bisa tersenyum dan membahagiakan suami. Ini pekerjaan berat bo, apalagi kalau pas jutek, sumpah deh !!!.

Padahal namanya juga suami, ditengah-tengah kerjaan yang ribet dan tidak ringan itu kadang suami sangat cuek jadi tidak perhatiin istrinya. Istri pun pekerjaan rumahnya yang seharusnya dipuji, dihargai kadang jadi terlupaan. So, benar deh, kalau istri itu adalah sarangnya pahala. Asal ikhlas, apapun pekerjaan istri, semuanya jadi pahala. Bahkan pernah tu denger hadis yang kalau tidak salah, setiap tetes keringat yang dikeluarkan istri untuk mengurus suami dan keluarganya itu akan menghapuskan dosanya.

—- isnylah abi g lupa y sayang memujimu, kalau sampai ada yang terlupa maaf ya —-

Hal kedua yang menunjukkan beban istri itu sangat berat adalah saat mengandung. Disini masa kehidupan istri yang segera menjadi ibu itu sepertinya memang serba berubah. Makan tak enak, tidur tak nyenyak, badan cepat lelah, tapi masih juga harus diganggu suami. Apalagi saat menginjak bulan ke tiga, empat dan lima, istriku mual hebat. Sedih rasanya ketika tak ada asupan gizi yang masuk ke tubuh istri.

Semakin beratnya masa mengandung ini terutama dirasa saat bulan-bulan terakhir. Istriku semakin serba salah saat tidur. Aku sendiri kadang juga tidak bisa tidur, terganggu tapi bukan karena istriku yang mengganggu, tidak tahu kenapa, bawaan anak mau lahir kali ya. he….

Ketiga, rasa berat yang ditanggung seorang istri itu adalah pada saat melahirkan. Saat itu aku mendampinginya. Satu malam satu hari, rintihan demi rintihan yang ditahannya membuat aku miris dan merasakan kesakitan itu. Antara tega dan tidak tega, ikhlas dan tidak ikhlas. Berat dan tidak berat. Hatiku mengandai2, antara dua pilihan. Kalau memang harus disuruh memilih mana yang kupilih. Alhamdulillah, semuanya lancar.

— Wajar kalau proses ibu melahirkan itu memang disebut masa jihad. Subhanallah, benar-benar menakjubkan dan tidak dikira anakku lahir dari sana —

Keempat, setelah lahir ternyata mengurus anak itu tidak gampang ya, terutama dihari-hari ini. Anakku sakit. Hari malam untuk tidur, tidak bisa dipakainya untuk istirahat. Hari siang untuknya bekerja, tetap juga tidak bisa dimanfaatkannya. Anak selalu menggantung pada sang ibu. Aku coba menggantikan, tapi masa itu tidak bisa lama. Seorang anak tetap memilih sang ibu.

Keempat hal itu baru menjadi sebagian dari banyak hal yang tidak bisa kuceritakan satu persatu. Perjuangan seorang istri dari pagi hingga pagi lagi, dari tidur hingga tidur lagi sungguhlah sangat berat. Istri benar-benar menjadi pendamping suami yang tidak bisa tergantikan oleh siapapun. Pekerjaan istriku pun tidak bisa dihargai dalam bentuk uang.

Abi sayang Umi, Abi hanya untuk Umi.

Maaf sayang, abi hanya bisa mengucapkan terimakasih, belum bisa memberi lebih.

Selamat menjadi Ibu, tetaplah menjadi istriku.
Salim

Maaf lama tak ngisi blog December 26, 2009

Posted by agusdd in science.
add a comment

Guys, maaf ya lama sekali daku ndak mengisi blog ini. Kangen, bukan apa-apa si, kemarin-kemarin, lebih aktif diblogspot, soalnya di wordpress g praktis (belum bisa versi mobile atau by email seperti blogspot) and space terbatas. akhirnya memutuskan ke blogspot.

Tp ya, namanya juga sudah terlanjur cinta, meski teknologi usang, penyesuaian memang perlu. DItempat (wordpress maksudku) inilah isi dan ide curahan hatiku. Berhubung masih banyak pembacanya, kita mulai update terus aj ya untuk sharing-sharing. see u soon on my nect articel

lomba tulisan kuliner di blog July 15, 2008

Posted by agusdd in lintas milis.
add a comment

Dear All,

Satu lagi, LOMBA MENULIS DI BLOG, dengan tema yang sangat menarik yaitu “Wisata Kuliner”.

Hadiah :

  • Juara 1Uang tunai senilai Rp 8,000,000 + Cinderamata + Piagam
  • Juara 2 Uang tunai senilai Rp 6,000,000 + Cinderamata + Piagam
  • Juara 3 Uang tunai senilai Rp 3,000,000 + Cinderamata + Piagam
  • Juara Harapan Sebanyak 3 orang pemenang, masing-masing mendapat hadiah uang tunai senilai Rp 1,000,000 + Cinderamata + Piagam

Ketentuan selengkapnya silahkan kunjungi http://www.belajarngeblogyuk.blogspot.com

Busway oh busway July 8, 2008

Posted by agusdd in perenungan.
6 comments

“gw lagi jengkel naik busway” Hari ini……bukan hanya dikisah yang gw tulis ini, tapi juga telah banyak yang ku alami termasuk hari ini

sompret sompret………..

kacang, telo, bubur, es krim, soto makasar

hmm, apa lagi ya… hee…. :) g jadi marah malah jadi lucu

ini ni, nggak Enaknya naik busway yang gw alami sendiri
- Antrian busway selalu berjibun karena penduduk Jakarta memang tumplek blek (sudah padat dan sangat terlalu padat)….
- Halte busway yang tidak dilengkapi dengan model antrian satu jalur, ruang antrian tidak ber AC, tempat duduk yang minim, tidak ada toilet
- Lalu lintas busway sering tidak terkontrol sehingga busway sendiri kadang nongol dan ngantri tanpa penumpang padahal di halte lain penumpang bertumpuk
- Jalur busway lintas koridor sering tidak seimbang dimana jalur koridor satunya banyak penumpang bertumpuk tapi di jalur koridor lainnya penumpang sering terlantar dan satunya lagi mobil banyak tapi kosong blong dan tidak di alihkan
- Satgas busway tidak sigap dan kurang cerdas mengatur lalu lintas jalur busway karena tidak memberikan informasi dengan cepat ke penumpang al hasil gw beberapa kali keadaan urgen pernah telat karena busway


tapi ada enaknya naik busway
- Busway punya jalur khusus sehingga kadang bebas macet
- Busway punya halte khusus sehingga orang bisa berteduh sambil menunggu
- Busway punya tempat duduk yang cukup mengenakkan pas lagi lowong
- Busway adalah kendaraan operasional yang masih bagus dalam arti beli baru
- Ongkos busway tergolong murah untuk lintas jalur
- Busway dipasangi AC yang lumayan mendinginkan untuk cuaca Jakarta
- Busway bisa menjadi tempat rekreasi sendiri buatku

Aku malah g nyaman June 23, 2008

Posted by agusdd in perenungan.
1 comment so far

Aku bener-bener g nyaman jika ada setumpuk beban dan tidak ada toleransi. Mungkin pikiranku tidak dimengertinya. Y sudahlah….

Can’t Stop Thinking June 22, 2008

Posted by agusdd in Psikologi, lihat sekelilingku, pengalaman, perenungan.
2 comments

kejadian berulang yang membuat aku selalu berpikir adalah manusia tidak berguna. Karena banyak bermain dengan pikiranku dan waktu, aku adalah manusia yang merugi. (more…)

Update ROM iPAQ 6365 June 22, 2008

Posted by agusdd in IT, lintas blog.
9 comments

Nah berhubung ada yang mencari dan menanyai bagaimana update ROM 6365 dari versi 1.0.0 ke versi 1.11.10 ENG yang terbaru, maka disini saya posting tulisan dari kisah Mas Seno. Moga bermanfaat. Silahkan dicoba ya…. (more…)

Aku harus ambil keputusan…… June 20, 2008

Posted by agusdd in perenungan.
2 comments

Hari ini adalah hari yang membuat hatiku gerah. Aku tidak bisa tidur karena urusan pekerjaan yang membuat pikiranku penat. Saat ini sudah setengah hari alias 12 jam otakku berpikir keras. Namun sangat sayang, tidak satu hasilpun yang ku peroleh. Emosi, marah, melaknat, menyumpah-nyumpah terus memenuhi isi hatiku. Aku menjadi suntuk dan hariku menjadi sangat tidak bahagia. Aku tidak boleh seperti ini terus, aku harus segera terlepas. Karena jika tidak, tubuhku akan habis dimakan oleh pikiranku.

Kisah Cinta Itu Buta… June 17, 2008

Posted by agusdd in lintas blog.
add a comment
Pada masa dulu, sebelum dunia diciptakan seperti yang kita kenal sekarang, dan manusia belum lagi menginjakkan kakinya di sana, semua sifat kebaikan dan kejahatan berkeliaran tak tentu arah dan merasa bosan, tak tahu apa yang hendak dilakukan.Suatu hari, mereka berkumpul dan merasa lebih bosan lagi daripada sebelumnya, sampai ketika Kecerdikan mengemukakan usul :”Mari kita bermain petak umpet.” Mereka semua menyukaiide tsb, dan secara tiba2. Madness/Kegilaan berteriak: “Aku ingin menghitung, biar aku saja yang menghitung!”

Dan karena tidak ada yang cukup gila untuk ingin mencari kegilaan, semua yang lain setuju saja. Kegilaan segera bersandar kepohon dan mulai menghitung, “Satu, dua, tiga…” (more…)

Foto dahsyat June 17, 2008

Posted by agusdd in science.
2 comments

Motor dengan Tenaga Angin June 15, 2008

Posted by agusdd in lihat sekelilingku.
12 comments

Tak Perlu Tambah Angin, Melaju dengan Kecepatan 80 Km/Jam
Keluarga Edy Chandra; Penemu Sepeda Motor Bertenaga Angin

Pontianak,- Sepeda motor berbahan bakar bensin sudah umum. Pun pula bertenaga listrik, atau baru-baru ini ada yang berbahan bakar air, banyak yang sudah tahu. Lalu, bagaimana jika sepeda motor itu bertenaga angin?

Efprizan, Pontianak (more…)